♥♥♥Cerita Ini Aku Abadikan Karena Akuu very..veryy..veryy suka....♥♥♥
Kisah ini didapatkan dari Riyadh Saudi Arabia. Di sebuah desa Huraimla, ada seorang wanita yang sudah dinyatakan oleh Dokter terkena kanker darah, kondisi fisiknya sudah tidak bisa lagi berbuat apa-apa. Untuk merawat dirinya dan memenuhi semua keperluannya, dia mendatangkan pembantu dari Indonesia. Pembantu ini adalah seorang wanita yang taat beragama.
Satu minggu setelah bekerja, Majikan merasa pekerjaannya dianggap bagus. Majikan wanita selalu memperhatikan apa yang dia kerjakan. Suatu waktu si Majikan memperhatikan kelakukan aneh si pembantu. Pembantunya ini sering sekali ke kamar mandi dan berdiam cukup lama.
Dengan tutur kata yang lemah lembut si Majikan bertanya. "Apa yang sebenarnya engkau lakukan di kamar mandi?" Pembantu itu tidak menjawab, tetapi justru menangis tersedu-sedu. Si Majikan menjadi iba dan kemudian menghiburnya sambil menanyakan apa yang sebenarnya terjadi.
Akhirnya Pembantunya itupun bercerita bahwa dirinya baru 20 hari melahirkan anaknya. Karena desakan ekonomi itulah dia terpaksa berangkat bekerja sebagai TKW di Arab Saudi.
"Saya harus membuang air susu saya Bu, kalau tidak dibuang dada saya terasa sesak dan penuh karena tidak disusu oleh anak saya."
Air susu yang menumpuk dan tidak tersalurkan itulah yang membuatnya sakit sehingga harus diperas dan dibuang di kamar mandi.
"Subhanallah, Anda berjuang untuk anak dan keluarga Anda," Kata majikan. Ternyata majikannya tidak seburuk seperti yang diceritakan di koran-koran atau televisi. Seketika itu juga si majikan memberikan gajinya secara penuh selama 2 tahun sesuai dengan akad kontraknya dan memberikannya tiket pulang.
“Kamu pulanglah dulu, uang sudah saya berikan penuh untuk 2 tahun kontrakmu, kamu susui anakmu secara penuh selama 2 tahun dan jika kamu igin kembali bekerja kamu mengubungi telepon ini sekaligus saya akan mengirim uang untuk tiket keberangkatanmu.”
“Subhanallah, apa Ibu tidak apa-apa saya tinggal?” Si Majikan waktu itu hanya menggelengkan kepala bahwa apa yang kamu tinggal lebih berharga dari pada mengurus saya.
Setelah pembantu itu pulang, majikan mengalami perubahan luar bisa. Pikirannya menjadi terfokus pada kesembuhan dan hatinya menjadi sangat senang karena dapat membantu orang yang sedang kesulitan.
Hari-harinya tidak lagi memikirkan sakitnya lagi, yang ada hanyalah rasa bahagia. Sebulan kemudian dia baru kembali lagi ke rumah sakit untuk kontrol. Dokter yang menanganinya segera melakukan pemeriksaaan mendetail. Tapi apa yang terjadi?
Dokter yang menangani awal tidak melihat ada penyakit seperti diagnosa sebelumnya. Dia tidak melihat ada penyakit kanker darah yang diderita pasiennnya. Dokter itu terkagum-kagum, bagaimana mungkin bisa sedahsyat dan secepat itu penyakitnya bisa sembuh, apalagi kanker darah. Apa telah terjadi salah diagnosa?
Akhirnya Dokter itupun bertanya, apa sebenanrnya yang telah dilakukan oleh pasien.
Wanita itupun menjawab; "Saya tidak melakukan apa-apa dengan sakit saya, mungkin sedekah yang telah saya lakukan ke pembantu saya telah membantuku sembuh, nyatanya setelah saya menolong hati saya menjadi lebih bergairah untuk sembuh dan hidup, saya mempunyai pembantu yang sedang menyusui anaknya tapi susu itu tidak dapat disalurkan dan harus dibuang di kamar mandi.
Saya menangis apabila mengingat akan keadaannya, akhirnya pembantu itu saya suruh pulang agar bisa menyalurkan air sususnya dan dia sehat dan anaknya juga bisa sehat. Mungkin dengan itu akhirnya sakit saya sembuh Dokter."
Dokter itupun akhirnya tersadar, bahwa diagnosa dan sakit apapun bisa sembuh karena ALLAH SWT memang menghendakinya, 'Obatilah orang yang sakit dengan sedekah…'
Begitu... :D
Jumat, 01 Februari 2013
"RAHASIA DIBALIK WUDHU"
untuk pengetahuan bersama,,
1). ketika berkumur,
berniatlah kamu dengan, "Ya Allah, ampunilah
dosa mulut dan lidahku ini".
2). ketika membasuh muka,
beniatlah kamu dengan, "Ya Allah, putihkanlah
mukaku di akhirat kelak. janganlah KAU hitamkanmuka ini".
3). ketika membasuh tangan kanan,
berniatlah kamu dengan, "Ya Allah, berikanlah
hisab-hisab ku di tangan kanan ku ini".
4). ketika membasuh tangan kiri,
berniatlah kamu dengan, "Ya Allah, Janganlah kau
berikan hisab-hisab ku di tangan kiri ku ini".
5). ketika membasuh kepala,
berniatlah kamu dengan, "Ya Allah, lindungilah
daku dari terik matahari di padang Mahsyar
dengan Arasy-Mu".
6). ketika membasuh telinga,
berniatlah kamu dengan, "Ya Allah, ampunilah
dosa telingaku ini".
7). ketika membasuh kaki kanan,
berniatlah kamu dengan, "Ya Allah,
permudahkanlah aku melintasi titian Shiratul
Mustaqim".
8). ketika membasuh kaki kiri,
berniatlah kamu dengan, "Ya Allah, bawakanlah
daku pergi ke masjid-masjid, surau-surau dan
bukan tempat-tempat maksiat".
Kamis, 31 Januari 2013
DEMI IBU...
Saat Ku pergi meninggalkannya
Kulihat Tetes Bening Yang mengalir di Pipinya
Kulihat Tetes Bening Yang mengalir di Pipinya
Ku palingkan muka dan pandanganku..
Seakan ku mati rasa,kutahan tangisku dihadapannya..
Semua Ini Demi Ibu
Semua Ini Demi Ibu
Aku gak mau terlihat lemah dihadapannya..
Karna tangisku akan membuatnya lbih bersedih..
Langkah demi langkah smakin mnjauh
Antara batasku dan jaraknya..
Ibu..
Maafkan aku..
Aku pergi demi membahagiakan ibu
Walau ku tau kpergianku mnyisakan tangis dan ksdihan..
Ibu..
Akan ku ingat sllu nasehatmu walau jarak diantara kita smakin jauh..
Ibu..
Kasihmu abadi di sini,di hatiku dan dihari2ku
Walaupun terpisah dngan jarak dan waktu..
Ibu..
Tangismu bagaikan motivasi hidupku..
Ku blajar tegar dari tetesan airmatamu..
Ku blajar bersabar dari gelisah malan dan harimu
Ibu..
Kaulah sgalanya dalam hidupku..
Ku akan kembali dan mngembalikan snyumu yang dulu trenggut dngan perpisahan kita..
*bahagiaku adalah jika mlihat ibu bahagia :)
Akhi,ku tunggu pinanganmu!!! =============★==========

Bismillahirrahmanirrahim…Akhi..
(☆)Tak ingin ku termangu dalam penantian panjang, hanya menunggu engkau untuk menjemputku.
(☆)Kadangkala aku menangis tersedu, mengingat usia yang kian mendekati masa di mana pesona kian memudar. Aku takut bila engkau tak besegera, aku tak mampu menahan waktu atas Nya. Maka datangilah waliku akhi..ku tunggu pinanganmu..
(☆)Jangan engkau puja puji aku bila pujianmu hanyalah janji-janji yang tak menentu. Hanya membuatku terlena dan terbuai hingga aku lupa bahwa kita sedang bermaksiat.
(☆)Kau puji diri ini, tapi kau hanya ingin membuatku tersenyum dan makin terbuai rayuanmu. Tidak.. tidak akhi, ku ingin kau puji setelah kau halal kan aku. Maka datangilah waliku akhi..ku tunggu pinanganmu..
Akhi..
(☆)Tak akan ku langgar iffah ini dengan ajakan khalwat dari mu. Engkaupun sebenarnya tahu, hal itu hanya akan menimbulkan badai kelabu yang membuat kita tak berdaya karna pihak ketiga yang tak lain syetan yang ada di dekat kita. Maka datangilah waliku akhi..ku tunggu pinanganmu..
Akhi..
(☆)Jagalah sikapmu padaku, maka akan ku jaga sikapku padamu, karena aku lemah akan sanjunganmu. Kecintaan ini ingin aku persembahkan kelak untuk suami,cinta nan kasih ini yang akan ku tuai untuk mencari ke ridhoan suami kelak.
(☆)Jadi bagaimana mungkin aku mencinta hal yang tidak halal bagiku, tentu Allah tak akan pernah ridho padaku. Maka datangilah waliku akhi..ku tunggu pinanganmu..
Akhi..
(☆)Jilbabku untuk melindungi kehormatan diri, santunku untuk menjaga iffah diri . Jangan kau lenakanku agar lepas kehormatan di hadapanmu sebelum engkau halal bagiku.
(☆)Aku ingin engkau ikut menjaga kehormatan diri ini dengan menjagaku, bukan malah membawaku pada kenistaan. Agar kau mampu menjagaku secara utuh, Maka datangilah waliku akhi..ku tunggu pinanganmu..
Akhi..
(☆)Aku memang tak sesempurna Aisyah dalam kecerdasan nya ataupun Fatimah dengan kelembutannya. Tapi ku akan berusaha cerdas layaknya Aisyah dalam naunganmu dan ku akan berusaha selembut Fatimah dalam menenangkanmu.Maka datangilah waliku akhi..ku tunggu pinanganmu..
Akhi..
(☆)Kau memang tak sehebat Ali ataupun sekuat Umar,tapi kau akan menjadi hebat layaknya Ali ketika kau menjagaku dalam kelemahanku dan kau akan sekuat Umar agar ku tidak selalu menjadi tulang yang bengkok.
(☆)Aku butuh imam yang bisa menjaga ke imanan,bukan yang mebawa kami pada jurang maksiat. Maka datangilah waliku akhi..ku tunggu pinanganmu..
(☆)Sungguh, aku memang tidak mampu menahan kala diri ini jatuh hati, tapi aku tak akan mengobral pesona hanya karna cinta yang menuntut nafsu pada keramahan syetan . Bukanlah jatuh cinta bila kau mengajakku pada kemaksiatan.
(☆)Bila kau memang jatuh cinta padaku, jangan kau bebankan deritamu pada hati yang akan memuntutmu untuk berbuat nista. Ijinkan ku menjaga hatimu, agar kita bisa menjelang bersama Jannah Nya. Maka datangilah waliku akhi..ku tunggu pinanganmu..
“Wahai jika engkau memiliki cinta
Dan telah terdorong dengan kerinduan Maka anggaplah jarak perjalanan itu dekat Karna kecintaan dan kerelaanmu pada penyeru
Ketika mereka menyeru..!! Maka katakanlah,kami penuhi panggilanmu.
Seribu kali dengan sempurna
Janganlah kau berpaling
Hanya karna melihat gerimis
Jika engkau melihatnya “( Fii Zilalil Mahabbah )”
□♥□Cinta Sejati Seorang Muslim□♥□
Bismillahir-Rahmaanir-Rahim ... Di malam yang sunyi, di dalam rumah sederhana yang tidak seberapa luasnya… seorang istri tengah menunggu kepulangan suaminya. Tak biasanya sang suami pulang larut malam. Sang istri bingung…. hari sudah larut dan ia sudah sangat kelelahan dan mengantuk. Namun, tak terlintas sedikitpun dalam benaknya untuk segera tidur dan terlelap di tempat tidur suaminya. Dengan setia ia ingin tetap menunggu… namun, rasa ngantuk semakin menjadi-jadi dan Sang suami tercinta belum juga datang.
Tak berapa lama kemudian….
Seorang laki-laki yang sangat berwibawa lagi luhur budinya tiba di rumahnya yang sederhana.
Laki-laki ini adalah suami dari sang istri tersebut.
Malam ini beliau pulang lebih lambat dari biasanya, kelelahan dan penat sangat terasa.
Namun, ketika akan mengetuk pintu… terpikir olehnya Sang istri yang tengah terlelap tidur…. ah, sungguh ia tak ingin membangunkannya.
Tanpa pikir panjang, ia tak jadi mengetuk pintu dan seketika itu juga menggelar sorbannya di depan pintu dan berbaring diatasnya.
Dengan kelembutan hati yang tak ingin membangunkan istri terkasihnya, Sang suami lebih memilih tidur di luar rumah..
di depan pintu… dengan udara malam yang dingin melilit…
hanya beralaskan selembar sorban tipis.
Penat dan lelah beraktifitas seharian, dingin malam yang menggigit tulang ia hadapi..
karena tak ingin membangunkan istri tercinta.
Subhanallah,,,
Dan ternyata, di dalam rumah..
persis dibalik pintu tempat sang suami menggelar sorban dan berbaring diatasnya..
Sang istri masih menunggu, hingga terlelap dan bersandar sang istri di balik pintu.
Tak terlintas sedikitpun dalam pikirinnya tuk berbaring di tempat tidur, sementara suaminya belum juga pulang.
Namun, karena khawatir rasa kantuknya tak tertahan dan tidak mendengar ketukan pintu Sang suami ketika pulang, ia memutuskan tuk menunggu Sang suami di depan pintu dari dalam rumahnya.
Malam itu… tanpa saling mengetahui, sepasang suami istri tersebut tertidur berdampingan di kedua sisi pintu rumah mereka yang sederhana… karena kasih dan rasa hormat terhadap pasangan.. Sang Istri rela mengorbankan diri terlelap di pintu demi kesetiaan serta hormat pada Sang suami dan Sang suami mengorbankan diri tidur di pintu demi rasa kasih dan kelembutan pada Sang istri.
Dan Nun jauh di langit….
ratusan ribu malaikat pun bertasbih….
menyaksikan kedua sejoli tersebut…
Betapa suci dan mulia rasa cinta kasih yang mereka bina terlukis indah dalam ukiran akhlak yang begitu mempesona…
saling mengasihi, saling mencintai, saling menyayangi dan saling menghormati…
Apakah ini kisah nyata??
Iya bener. Ini kisah nyata::
Sang suami adalah Muhammad bin Abdullah, Rasulullah SAW dan Sang istri adalah Sayyidatuna Aisyah RA binti Abu Bakar As-Sidiq.
Merekalah sepasang kekasih teladan, suami istri dambaan, dan merekalah pemimpin para manusia, laki-laki dan perempuan di dunia dan akhirat.
===========================
Subhanallah ya kawan... kita bisa simpulkan dari cerita diatas sebuah kesetiaan dari seorang istri dan cara menghargai dari seorang suami..
Rabu, 30 Januari 2013
♥♥♥♥RAHASIA DIBALIK JILBAB ANNISA♥♥♥♥
Bismillahir-Rahmaanir-Rahim
Ini cerita tentang adikku Nur Annisa, gadis yang baru beranjak dewasa namun rada Bengal dan tomboy. Pada saat umur adikku menginjak 17 tahun, perkembangan dari tingkah lakunya rada mengkhawatirkan ibuku, banyak teman cowoknya yang datang kerumah dan itu tidak mengenakkan ibuku sebagai seorang guru ngaji.
Untuk mengantisipasi hal itu ibuku menyuruh adikku memakai jilbab, namun selalu ditolaknya hingga timbul pertengkaran pertengkaran kecil diantara mereka.
Rabu, 23 Januari 2013
Kami Merinduimu Ya Rasulullah
Ya Rasulullah Kami Merinduimu,
Walaupun Tidak Pernah Melihat Wajahmu,
Namun Kami Beriman Dan Mencintaimu,
Tetap Terpahat Walaupun Dunia Membelenggu ...
Ya Rasulullah Engkau Sungguh Mulia,
Namamu Harum Di Singgahsana Syurga,
Diutus Sebagai Rasul Pemimpin Ummah,
Perjuangkan Tuhan Sekelian Alam Semesta ,
Sejarah Menceritakan Segalanya,
Bahawa Akhlakmu Indah Mempesona,
Sehingga Allah Memuji Perilakumu,
Kebenaran Dalam Quran Mukjizat Agungmu...
Oh Rasulullah, Indahnya Peribadimu...
Cahaya Diatas Cahaya,
Nikmatnya Alam Rahmat Tuhanmu...
Rindumu Kepada Perindu Dirimu,
Mengenangkan Akibat Yang Bakal Berlaku,
Di Akhir Zaman Tanpa Dirimu Disisi,
Adakah Iman Masih Teguh Dihati
Seperti Yang Terungkap Di Hadapan Sahabat Sejati...
Ya Allah, Sampaikan Selawat Dan Salam,
Buat Nabi Muhammad Rasul Pemimpin Ummat,
Mengenangkan Pengorbanan Dan Perjuangan Baginda,'
Membuatkan Kami Semakin Rindu Padanya...
Rindunya Kami Kepada Rasulullah Tercinta,
Seperti Merindui Kekasih Yang Kian Lama Berpisah,
Rindunya Kami Kepada Baginda,
Teringin Sekali Menatap Wajahnya...
Teringin Sekali Menatap Wajahnya...(",)
Shallallahu Robbuna Ala Nuril Mubin
Ahmadal Mustofa Saiyyidil Mursalin,
Wa Ala Alihi Wa Sohbihi Ajmain..
Walhamdulillahirobbil Alamin.
Langganan:
Postingan (Atom)




